Sinopsis
PUISI
Tinta tertumpah,
mengalir bagai sungai.
Kertas berwarna putih,
bahan yang berbeda sasaran.
Tulisan tercipta,
mereka saling terselubung,
hingga semesta pun takjub.
Tulisan demi tulisan,
cerita demi cerita,
ku kelana semua.
Mendeklamasi selesai
Cerita dan kisah yang kini tertata secara sederhana, secarik kertas juga sebuah telfon genggam yang tengah berbisik kepadaku “Hey, kau ada di mana?” ujarnya “Hey, kemarilah, lihat kisah hayati puisi- puisi ini!”