Sinopsis
"Ketika benteng terakhir adalah tanah leluhur, menyerah bukanlah pilihan."
Ketika penjajahan Belanda mulai merampas tanah, hasil panen, dan harga diri rakyat Ndora, sekelompok pemuda bangkit mempertahankan kampung halaman mereka dari Benteng Koba Deke.
Dipimpin Moses bersama Sinta dan para pejuang rakyat, mereka memanfaatkan hutan, sungai, dan perbukitan sebagai benteng pertahanan yang tak pernah dipelajari di sekolah militer mana pun.
Di tengah pengkhianatan, cinta, dan pengorbanan, mereka membuktikan bahwa keberanian tidak lahir dari kekuatan senjata, melainkan dari kecintaan kepada tanah leluhur.
Benteng Koba Deke adalah novel sejarah yang menghidupkan kembali semangat perjuangan masyarakat Ndora dalam mempertahankan martabatnya dari penjajahan Belanda.